INTERNAL MEMORY
Pengertian
Memori
Memori
adalah bagian dari komputer tempat program–program
dan data– data disimpan. Memori
juga
diartikan sebagai
tempat
informasi, dibaca dan
ditulis, dimana
terdapat
berbagai
jenis,
teknologi, organisasi, unjuk
kerja dan
harga
memori.
Memory
pada sistem komputer dapat dibedakan menjadi :
1.Internal
memory
Pengertian Memory Internal
Pengertian Memory Internal
Memory Internal adalah Memory yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program.
Fungsi dari memori utama sendiri adalah :
Fungsi dari memori utama sendiri adalah :
1.Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk diproses.
2.Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum dikirimkan ke peranti keluaran Menampung program/instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.
2.Eksternal
memory
Pengertian Memory Eksternal
Pengertian Memory Eksternal
Memory Eksternal adalah memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Dengan kata lain memory ini termasuk perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama.
Contoh: Hardisk, Flash Disk, dan Floppy Disk. Pada dasarnya konsep dasar memori eksternal adalah Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.
Memori eksternal mempunyai dua fungsi utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Memory
digunakan untuk menyimpan data atau
program yang akan diproses oleh processor.
Berdasarkan
sifat dari data tersebut yang berhubungan dengan pemrosesan maka
dapat di katagorikan
:
1.Data
yang
sedang
diproses
2.Data
yang
akan
diproses
Karakter Sistem Memori
Karakteristik memori terbagi atas beberapa
bagian yaitu

Lokasi Memori
Ada tiga lokasi keberadaan memori di dalam sistem komputer, yaitu:
· Memori Local atau sering disebut dengan register. Built-in berada dalam CPU, diperlukan untuk semua kegitan CPU.
· Memori Internal atau sering disebut dengan memory primer atau memory utama. Berada diluar CPU bersifat internal pada system computer, diperlukan oleh CPU dalam proses eksekusi (operasi) program sehingga dapat diakses secara langsung oleh CPU tanpa melalui perantara.
· Memori Eksternal atau sering disebut dengan memori sekunder. Bersifat eksternal dan berada di luar CPU, diperlukan dlam menyimpan data atau instruksi secara permanen, terdiri atas perangkat storage seperti: disk, pita magnetik, dll
Kapasitas Memori
· Kapasitas register dinyatakan dalam bit.
· Kapasitas memory internal dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte = 8 bit) atau word.
· Kapasitas memori eksternal dinyatakan dalam byte.
Satuan Transfer
Satuan transfer sama dengan jumlah saluran data yang masuk ke dan keluar dari modul memori.
• Bagi memori internal, satuan transfer merupakan jumlah Bit yg dibaca atau yg dituliskan ke dlm memori pd suatu saat.. Jumlah saluran ini sering kali sama dengan panjang word, tapi dimungkinkan juga tidak sama
• Bagi memori eksternal, data ditransfer dlm juml yg jauh lebih besar dari word (block).
Konsep Satuan Transfer
• Word, merupakan satuan “alami”organisasi memori. Ukuran word biasanya sama dengan jumlah bit yang digunakan untuk representasi bilangan dan panjang instruksi.
• Addressable units, pada sejumlah system, addressable unit adalah word. Namun terdapat system dengan pengalamatan pada tingkatan byte. Pada semua kasus hubungan antara panjang suatu alamat (A) dan jumlah (N) addressable unit adalah 2A =N.
• Unit of Transfer adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan, kedalam memori pada suatu saat. Pada memori eksternal, transfer data biasanya lebih besar dari suatu word, yang disebut dengan block
• Bagi memori internal, satuan transfer merupakan jumlah Bit yg dibaca atau yg dituliskan ke dlm memori pd suatu saat.. Jumlah saluran ini sering kali sama dengan panjang word, tapi dimungkinkan juga tidak sama
• Bagi memori eksternal, data ditransfer dlm juml yg jauh lebih besar dari word (block).
Konsep Satuan Transfer
• Word, merupakan satuan “alami”organisasi memori. Ukuran word biasanya sama dengan jumlah bit yang digunakan untuk representasi bilangan dan panjang instruksi.
• Addressable units, pada sejumlah system, addressable unit adalah word. Namun terdapat system dengan pengalamatan pada tingkatan byte. Pada semua kasus hubungan antara panjang suatu alamat (A) dan jumlah (N) addressable unit adalah 2A =N.
• Unit of Transfer adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan, kedalam memori pada suatu saat. Pada memori eksternal, transfer data biasanya lebih besar dari suatu word, yang disebut dengan block
Metode Akses Memori
Terdpt 4 jenis pengaksesan satuan data, sbb:
a. Sequential Access
• Memori diorganisasikan menjadi unit –unit data yang disebut record
• Akses harus dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik
• Informasi pengalamatan yang disimpan dipakai untuk memisahkan record –record dan untuk membantu proses pencarian.
• Terdapat shared read/write mechanisme untuk penulisan/pembacaan memorinya.
• Pita magnetic merupakan memori yang menggunakan metode sequential access
a. Sequential Access
• Memori diorganisasikan menjadi unit –unit data yang disebut record
• Akses harus dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik
• Informasi pengalamatan yang disimpan dipakai untuk memisahkan record –record dan untuk membantu proses pencarian.
• Terdapat shared read/write mechanisme untuk penulisan/pembacaan memorinya.
• Pita magnetic merupakan memori yang menggunakan metode sequential access
b. Direct Access
• Menggunakan shared R/W mechanism, tetapi setiap blok & record memiliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik
• Akses dilakukan langsung pada alamat memori
• Waktu aksesnya bervariasi
• Contohnya adalah akses pada disk
c. Random Access
• Setiap lokasi dpt dipilih secara random & diakses serta dialamati secara langsung.
• Waktu mengakses lokasi tertentu tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya & bersifat konstan.
• Contohnya adalah sistem main memori
d. Associative Access
• Jenis random akses yang memungkinkan pembandingan lokasi bit yang diinginkan untuk pencocokan
• Data dicari berdasarkan isinya bukan alamatnya dalam memori
• Contoh memori ini adalah cache memori
Kinerja Memori
Ada 3 buah parameter untuk kinerja sistem memori, yaitu
1. Waktu Aksess (seek time)
• Bagi RAM, waktu akses : waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi W/R
• Bagi non RAM, waktu akses : waktu yang dibutuhkan untuk melakukan mekanisme W/R pada lokasi tertentu.
1. Waktu Aksess (seek time)
• Bagi RAM, waktu akses : waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi W/R
• Bagi non RAM, waktu akses : waktu yang dibutuhkan untuk melakukan mekanisme W/R pada lokasi tertentu.
2. Waktu siklus (Cycle Time)
• Waktu akses ditambah dengan waktu transien hingga sinyal hilang dari saluran atau untuk menghasilkan kembali data ini dibaca secara destruktif.
• Konsep ini digunakan pada RAM
3. Laju Pemindahan (Transfer Rate)
• Transfer rate : kecepatan pemindahan data ke unit memori/ditransfer dari unit memori.
• Bagi RAM, transer rate = 1/siklus waktu
• Non-random access memory dengan perumusan sbb :
TN = TA + (N/R)
Dimana : TN = Waktu Rata-rata untuk membaca atau menulis N bit
TA = Waktu Akses Rata-rata
N = Jumlah Bit
R = kecepatan transfer dalam bit per detik (bps)
Jenis Fisik Memori
Ada dua tipe fisk memory, yaitu:
· Memory Semikonduktor. Memory ini memakai teknologi LSI atau VLI, memory ini banyak digunakan untuk memory internal misalnya RAM.
· Memory Permukaan Magnetik. Banyak digunakan untuk memory eksternal yaitu untuk disk atau pita magnetic.
Karakteristik Fisik Memori
Memory Volatile
Memory volatile adalah memori yang datanya dapat ditulis atau dihapus, dan data akan hilang ketika tidak mendapat power / daya. Memory jenis ini hanya untuk penyimpanan data sementara saja, bukan untuk jangka waktu yang lama. Contoh dari memory volatile adalah RAM (Random Access Memory)digunakan sebagai
memori utama untuk menyimpan program‐program atau data‐data yang sedang digunakan atau diperlukan oleh CPU saat dibutuhkan saja (sementara).
Memory Non-Volatile
Memory Non‐Volatile adalah memory yang datanya dapat ditulis dan dihapus, akan tetapi datanya tidak hilang ketika tidak mendapat daya. Memory jenis ini banyak digunakan untuk menyimpan data dalam jangka waktu yang lama. Contoh memory non‐volatile adalah Hardisk, Flashdisk,dll.
Erasable dan Non-erasable
Erasable artinya isi memori dapat dihapus dan diganti dengan informasi lain. Memori semikonduktor yang tidak terhapuskan dan non volatile adalah ROM.
Erasable artinya isi memori dapat dihapus dan diganti dengan informasi lain. Memori semikonduktor yang tidak terhapuskan dan non volatile adalah ROM.
Organisasi
Organisasi dalah pengaturan bit dalam menyusun word secara fisik.
· Hirarki Memory : Semakin kecil waktu access, semakin besar harga per bit. Semakin besar kapasitas, semakin keci harga per bit. Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu access
· Untuk kinerja yang optimal, diperlukan kombinasi teknologi komponen memori.
Tiga konsep
Unit of Transfer yang saling berhubungan bagi internal memori :
1.
Word
Ukuran word biasanya sama dengan
jumlah bit yang digunakan
untuk merepresentasikan
bilangan dan panjang instruksi.
2. Addressable Units
Pada sejumlah sistem, addressable unit adalah word. Namum terdapat sistem
yang mengijinkan pengalamatan pada tingkat byte.
3. Unit of Transfer
Satuan ini
merupakan jumlah bit yang dibaca atau yang dituliskan kedalam memory pada suatu
saat. Satuan transfer tidak perlu sama dengan word atau addressable unit. Bagi
external memory seringkali data ditransfer dalam jumlah yang jauh lebih besar
dari word dan hal ini dikenal sebagai block.
1.
Hierarkhi Memory
Herarki Memori atau Memory Hierarchy dalam arsitektur komputer adalah sebuah pedoman yang dilakukan oleh para perancang demi menyetarakan kapasitas, waktu akses, dan harga memori untuk tiap bitnya.
Spektrum dari teknologi
didalam sistem memory :
•
Semakin kecil waktu akses, semakin besar harga perbit
•
Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga perbit
•
Semakin besar kapasitas, semakin lama waktu akses
Jika kita bergerak turun dari atas ke bawah maka akan
didapat :
- Penurunan
harga perbit - - Peningkatan kapasitas
- Peningkatan
waktu akses ( waktu akses yang semakin lama ) ¨
- Penurunan frekwensi akses memory oleh CPU
jika kita bergerak turun dari atas ke bawah maka
akan didapat :
Penurunan
harga perbit Peningkatan kapasitas
Peningkatan
waktu akses ( waktu akses yang semakin lama ) ¨
Penurunan frekwensi akses memory oleh CPU
Memori yang lebih kecil, lebih mahal dan lebih cepat diletakkan pada urutan teratas. Sehingga, jika diurutkan dari yang tercepat, maka urutannya adalah sebagai berikut:
- Register mikroprosesor. Ukurannya yang paling kecil tapi memiliki waktu akses yang paling cepat, umumnya hanya 1 siklus CPU saja.
- Cache mikroprosesor, yang disusun berdasarkan kedekatannya dengan prosesor (level-1, level-2, level-3, dan seterusnya). Memori cache mikroprosesor dikelaskan ke dalam tingkatan-tingkatannya sendiri:
- Memori utama: memiliki akses yang jauh lebih lambat dibandingkan dengan memori cache, dengan waktu akses hingga beberapa ratus siklus CPU, tapi ukurannya mencapai satuan gigabyte. Waktu akses pun kadang-kadang tidak seragam, khususnya dalam kasus mesin-mesin Non-uniform memory access (NUMA).
- Cache cakram magnetis, yang sebenarnya merupakan memori yang digunakan dalam memori utama untuk membantu kerja cakram magnetis.
- Cakram Magnetis, merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed-head memiliki satu head untuk tiap-tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.
- Tape Magnetis, adalah suatu medium untuk perekaman magnetis, dibuat dari suatu mantel magnetizable tipisyang panjang. Kebanyakan audio, video dan penyimpanan data komputer jenis ini dikembangkan Negara Jerman, berdasar pada konsep kawat magnetis adalah Alat yang merekam dan memainkan kembali audio dan pita perekam penggunaan video adalah alat perekam dan video recorder. Suatu alat yang menyimpan data komputer pada pita perekam adalah suatu tape drive ( unit tape ).
- Cakram Optik, adalah suatu medium penyimpanan data komputer dapat berupa vilm atau music dan data yang dapat dibaca dengan optic reader pada room dan setiap cakram optic memiliki room yang berbeda utuk setiap jeniscakram optic tertentu, jenis-jenis cakram optik
- Bit (b)
- Byte (B), 1 B = 8 b
- Kilo Byte (KB), 1 KB = 1024 B
- Mega Byte (MB), 1 MB = 1024 KB
- Giga Byte (GB), 1 GB = 1024 MB
- Tera Byte (TB), 1 TB = 1024 GB
- Peta Byte (PB), 1 PB = 1024 TB
- Exa Byte (EB), 1 EB = 1024 PB
- Zetta Byte (ZB), 1 ZB = 1024 EB
- Yotta Byte (YB), 1 YB = 1024 ZB
- 1024Yottabytes = 1 Brontobyte
- 1024 Brontobytes = 1 Geopbyte
- 1024 Geopbyte=1 Saganbyte
- 1024 Saganbyte=1 Pijabyte
- Alphabyte = 1024 Pijabyte
- Kryatbyte = 1024 Alphabyte
- Amosbyte = 1024 Kryatbyte
- Pectrolbyte = 1024 Amosbyte
- Bolgerbyte = 1024 Pectrolbyte
- Sambobyte = 1024 Bolgerbyte
- Quesabyte = 1024 Sambobyte
- Kinsabyte = 1024 Quesabyte
- Rutherbyte = 1024 Kinsabyte
- Dubnibyte = 1024 Rutherbyte
- Seaborgbyte = 1024 Dubnibyte
- Bohrbyte = 1024 Seaborgbyte
- Hassiubyte = 1024 Bohrbyte
- Meitnerbyte = 1024 Hassiubyte
- Darmstadbyte = 1024 Meitnerbyte
- Roentbyte = 1024 Darmstadbyte
- Coperbyte = 1024 Roentbyte
Memori pada sistem
komputer dapat dibedakan menjadi :
1. Main Memory, disebut
juga Internal Memory , contoh: RAM)
2. Secondary Memory ,disebut juga External Memory, contoh Hard Disk, RAID, Magnetic Tape dsb.)
Berdasarkan Lokasinya ,
ada 3 jenis memori
1.
Processor Memory (contoh: register)
2. Main Memory (contoh: RAM)
3.
External Memory (contoh:
Hard Disk, RAID , CD-ROM, Tape)
Berdasarkan Fisik , ada 3
Jenis Memori
1.
Semiconductor Memory
contoh: RAM,
ROM, EEPROM, FLASH
2.
Magnetic Memory
contoh: Hard Disk ,Disket,
Magnetic Tape
3. Optical Memory
contoh: CD/R , CD/RW, DVD
2. Tipe tipe memory
Semikonduktor
1.
RAM (Random Access Memory )
• Static RAM SRAM,struktur terbuat dari komponen Transistor Bipolar
• Dinamic RAM DRAM ,struktur terbuat dari komponen Capacitor
2.
ROM ( Read Only Memory )
• Mask ROM programmed by factory
•
PROM ( Programmable ROM ) programmed by user
ØØ Erasable
PROM ( EPROM ) ® UV Light ; Chip
ØØ Level.
Electrically Erasable PROM ® Electrical
; Byte Level.
ØØ Flash
ROM ® Electrical ; Block Level.
A.Random Access
Memory
(RAM)
● Merupakan
memory Baca Tulis
dimana
isi dari RAM dapat diupdate setiap
saat dan bersifat volatile serta digunakan
data
/ instruksi
selama
pemrosesan
berlangsung.
-ØØ Dinamic
RAM :
- Terbuat dari bahan kapasitif- Memerlukan daya operasional yang relatif kecil > Kerpatan perkeping IC yang besar
- Memerlukan rangkaian Refresh
- Harga lebih murah
- Effisien untuk sistem sistem besar
- Kecepatan proses yang relatif lambat dibanding RAM Statis
- - Static
RAM :
- Terbuat dari sistem transistor bipolar
- Memerlukan daya operasional yang relatif besar
- Tidak memerlukan rangkaian Refresh,karena sifat dari transistor
-Kerapatan perkeping IC yang sedikit (kecil)
- Harga lebih mahal
- Kecepatan proses yang tinggi
- Effisien untuk sistem sistem kecil dan sistem yang memerlukan kecepatan pemrosesan yang tinggi.
- Terbuat dari sistem transistor bipolar
- Memerlukan daya operasional yang relatif besar
- Tidak memerlukan rangkaian Refresh,karena sifat dari transistor
-Kerapatan perkeping IC yang sedikit (kecil)
- Harga lebih mahal
- Kecepatan proses yang tinggi
- Effisien untuk sistem sistem kecil dan sistem yang memerlukan kecepatan pemrosesan yang tinggi.
Ada 4
Metoda Akses Memori
1.Metoda Sequential Access
• Akses data dilakukan secara
berurutan ,
seperti pada pita magnetik.
•Akses
Data sangat lambat, karena
data yang akan
di akses diurut secara serial satu
demi satu.
•Contoh:
Magnetic Tape Back
Up Cartridge.
2.Metoda Direct Access
•Akses
Data dilakukan secara
langsung, berdasarkan posisi track
dan
sector.
•Akses Data relatif lebih cepat, dibanding Sequential Access.
•Contoh :
Hard Disk , Floppy Disk (disket)
3.Metoda Random Access
•Akses Data dilakukan dengan bantuan rangkaian
Address
Decoder
•Address
Decoder akan
menghasilkan alamat data
yang akan diakses
•Akses
Data Cepat , lebih cepat
daripada Direct Access
•Contoh: RAM
(= random access memory)
4.Metoda Associative Access
•Akses
Data dilakukan dengan cara
“compare” ,
yaitu
membandingkan “isi” data yang dicari dengan “key”-nya,
bukan
berdasarkan
alamat
data
•Jika “matched”
maka
data yang dicari ditemukan
•Akses
Data sangat Cepat , contoh:
Cache Memory
Karakteristik Fisik dari Memori
1.Volatile > < Non-Volatile
●
Volatile :
•Listrik
mati, Data hilang
•Penyimpanan
dalam memori
jenis ini
tidak-permanent
•Contoh: RAM
(EDO-RAM, SDRAM, DDRAM)
Non-Volatile :
•Listrik
Mati, Data
Tidak
Hilang
•Penyimpanan
dalam memori
jenis ini
bersifat-permanent
•Contoh: EPROM, EEPROM, Flash Memory
2.Erasable > < Non-Erasable
Erasable
:
Data dapat dihapus ,
untuk kemudian
bisa diisi ulang Contoh:
1.EPROM (= Erasable Programmable Read
Only Memory) dihapus dgn
sinar
Ultra
Violet
2.EEPROM (=Electrically Erasable
Programmable Read
Only Memory) dihapus dgn
listrik
3.FLASH Memory dihapus dgn listrik
Non
Erasable : Data
tidak dapat lagi dihapus ,
media ini “mono-use” sekali
pakai , Salah isi data, berarti harus dibuang,
ganti media yang baru lagi
Contoh: ROM (Read
Only Memory) ,
PROM (Programmable ROM)
B. Read
Only
Memory
ROM
adalah
memory yang berisi program yang bersifat
tetap / tidak berubah sepanjang sistem
yang
digunakan
memungkinkan.
Aplikasi penting dari ROM
meliputi
:
•Microprogramming
•Library subroutine
bagi fungsi
– fungsi
yang
sering
diperlukan
•Program program
sistem
•Tabel
tabel
fungsi
Sebelum
operasi dari sistem
komputer diaktifkan maka isi dari ROM akan
di-load terlebih
dahulu
ke dalam RAM →POST
(
Power On
Self Test
)
Permasalahan yang ada pada
sistem ROM
:
•Langkah penyisipan data
memerlukan
biaya tetap
yang
tinggi
•Tidak
boleh
terjadi
kesalahan
sekecil apapun.
Apabila
ternyata dijumpai kesalahan pada
satu bitnya maka ROM
tersebut tidak dapat
digunakan.
Untuk
mengatasi
hal tersebut
diatas
maka dibuatlah ROM yang
dapat diprogram dan
dihapus
seperti
halnya
RAM.
Tiga macam
Read mostly memory :
•EPROM (
Erasable Programmable Read Only Memory
)
•EEPROM ( Electrically Erasable
Programmable Read Only Memory
)
•Flash ROM / Flash Memory
• ROM (Read
Only
Memory)
merupakan jenis memori yang sangat
berbeda
dengan RAM. Pada ROM
data bersifat permanen, tidak bisa
diubah
dimana ini menguntungkan untuk
penyimpanan data
yang permanen.
Namun
terdapat
kerugian
yaitu
jika terdapat
kesalahan
data atau adanya
perubahan data
sehingga
perlu penyisipan –penyisipan.
• PROM (Programmable
ROM)
merupakan
jenis memori non-volatile
yang
terbagi
atas tiga
macam
yaitu
EPROM, EEPROM dan flash
memory.
EEPROM
electrically erasable
programmable read only memory.
•Jenis memori yang dapat ditulisi
kapan
saja tanpa
menghapus
isi
sebelumnya.
EEPROM menggabungkan
kelebihan non-volatile
dengan
fleksibilitas
dapat
di-update.
EPROM, EEPROM dan flash memory.
EEPROM (electrically erasable programmable read only memory) merupakan memori
yang dapat ditulisi kapan saja tanpa menghapus isi sebelumnya. EEPROM menggabungkan
kelebihan non-volatile dengan fleksibilitas dapat di-update.
Bentuk memori semikonduktor terbaru adalah flash memory. Memori ini dikenalkan
tahun 1980-an dengan keunggulan pada kecepatan penulisan programnya. Flash memory
menggunakan teknologi penghapusan dan penulisan elektrik. Seperti halnya EPROM, flash
memory hanya membutuhkan sebuah transistor per byte sehingga dapat diperoleh kepadatan
tinggi.
SEL MEMORI
1.Elemen terkecil dari memori
disebut Memory Cell (=
sel
memori)
2.Elemen Memori mampu
menyimpan 1 bit data ,
yaitu bit “1”
atau bit
“0”
3.Elemen memori
dibangun dari sebuah“Flip Flop”yang tak
lain
merupakan sebuah bistable multivibrator.
4.Elemen memori
berifat Read
/ Write, artinya
data di dalam
elemen memori tersebut bisa dibaca,dan sebaliknya
kedalam elemen memori tersebut
bisa di
simpan sebuah data baru.
Ada 3 jenis Sinyal dalam sebuah sel memori
1.R/W signal, sebagai
sinyal pengendali proses
baca
tulis
2.Select Signal, sebagai
sinyal untuk memilih
alamat sel
3.Data
IN / OUT signal, yaitu merupakan
data dari sel
memori
tersebut
Daftar Pustaka
1.Arsitektur dan Organisasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning Tim Dosen
http://www.mercubuana.ac.id
2.“Handout Organisasi dan Arsitektur”, UPI-YPTK
3.Hayati Nur, 2017, ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
1.Arsitektur dan Organisasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning Tim Dosen
http://www.mercubuana.ac.id
2.“Handout Organisasi dan Arsitektur”, UPI-YPTK
3.Hayati Nur, 2017, ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
5.https://faris6593.blogspot.com/2013/03/pengertian-perbedaan-memory-internal-external.html?m=1
6.https://dodotif.wordpress.com/2014/09/21/hirarki-memori/
7.http://faqihfaisal.web.ugm.ac.id/2014/12/12/jenis-memori-random-akses/
8.https://www.youtube.com/watch?v=L_dj6kHQf9o
9.https://bacatulisbagi.wordpress.com/2017/02/07/urutan-satuan-memori-mega-giga-tera-peta/
6.https://dodotif.wordpress.com/2014/09/21/hirarki-memori/
7.http://faqihfaisal.web.ugm.ac.id/2014/12/12/jenis-memori-random-akses/
8.https://www.youtube.com/watch?v=L_dj6kHQf9o
9.https://bacatulisbagi.wordpress.com/2017/02/07/urutan-satuan-memori-mega-giga-tera-peta/









Tidak ada komentar:
Posting Komentar